Jumat, 19 Oktober 2018

Melawan Kanker Satu Tahun, Istri Bupati Banyuasin Meninggal


Ketua Tim Penggerak PKK, Kabupaten Banyuasin, Hj Heryati binti Sak'ari wafat usai mendapatkan perawatan medis di RS Siloam, Palembang, Kamis (18/19) sekitar pukul 21. 20 WIB.

Heryati wafat usai berjuang melawan penyakit kanker yang diderita sejak satu tahun terakhir, sebelum wafat, Istri Bupati Banyuasin, Askolani sebelumnya telah dirawat selama satu minggu.

"Saat dirawat, Heryati secara khusus meminta pak askolani (suaminya) untuk tetap fokus memimpin banyuasin, karena menurutnya Askolani kini semua rakyat Banyuasin," kenang Staf Khusus Bupati Banyuasin, Syarifuddin Zuhri.

Ia menyampaikan Heryati diketahui menderita kanker sejak satu tahun terakhir dan telah menjalani pengobatan medis hingga ke luar negeri yakni Malaysia dan Singapura.

Sekalipun menderita sakit, Heryati masih menemani Askolani dalam setiap kesempatan terutama saat menjalani rangkaian panjang tahapan pilkada.

"Saya melihat besarnya perjuangan Beliau (heryati) sekalipun sakit tapi Beliau masih cukup sering ikut dalam kegiatan kampanye yang dilakukan," ungkapnya

Bahkan terakhir genap satu bulan lalu, pada tanggal (18/08/2018) lalu saat H. Askolani dilantik, Heryati turut menemani suaminya.

Heryati direncanakan akan dikebumikan disamping makam ayahnya, sak'ari di Desa Lubuk lancang, Kecamatan Soak Tapeh, Kabupaten pada Jumat (19/10/2018) pukul 12.00 WIB.

Sosok almarhumah Hj Heryati istri dari Bupati Banyuasin, H Askolani dikenal ramah dan tak melihat strata setiap masyarakat yang ingin bertemu dengannya.

Tribunsumsel.com, pernah menyaksikan almarhumah ikut menjamu para tamu yang datang ke kediaman pribadinya waktu itu di daerah Sukabangun Palembang.

Perjumpaan Tribunsumsel.com dengan Hj Heryati pada awal 2013 lalu. Dimana suaminya Askolani yang berpasangan dengan Idasril maju pada pemilihan bupati dan wabup Banyuasin periode 2013-2018.

Saat itu, Tribunsumsel.com yang berkeperluan mewawancarai Askolani sebagai salah satu calon bupati. Almarhumah dengan ramah menawarkan kepada awak media untuk minta disajikan minuman teh atau kopi.

Tribunsumsel.com pun melihat langsung, almarhumah yang membuat dan mengantarkan sendiri ke para tamu. Saat itu, kediaman Askolani pun ramai tamu baik warga maupun simpatisan. Lagi-lagi sepengelihatan Tribunsumsel.com, almarhumah juga menawarkan untuk disajikan minuman.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Istri Bupati Banyuasin Heryati Askolani Meninggal Dunia - Berjuang Satu Tahun Melawan Kanker, http://sumsel.tribunnews.com/2018/10/18/istri-bupati-banyuasin-heryati-askolani-meninggal-dunia-berjuang-satu-tahun-melawan-kanker.
Penulis: Yohanes Tri Nugroho 
Editor: Kharisma Tri Saputra

Artikel ini diterbitkan dengan itikad baik dan sebatas bacaan yang Informatif. Tak ada jaminan apa pun perihal kelengkapan dan keakuratan informasi ini. Sebagian berita merupakan saduran dari media pemberitaan lainnya. Jika terdapat sanggahan, sangkalan atau apapun terkait dengan berita ini dapat menghubungi kami melalui kontak yang tertera dibagian bawah halaman.

0 Please Share a Your Opinion.: