Jumat, 26 Oktober 2018

Simulasi Kbakaran Di SLB Betung, Siswa Siswi Berhamburan Keluar Dari Ruang Kelas

Disaat siswa/i Sekolah Luar Biasa (SLB) Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, tiba – tiba panik dan berhamburan keluar meninggalkan ruangan kelas. Pasalnya, salah satu ruangan sekolah tersebut tiba – tiba terbakar. Kamis (25/10).

Mereka berhamburan keluar kelas saat masih berlangsungnya proses belajar mengajar. Sirene tanda bahaya SLB terus berbunyi. Dengan dipandu oleh guru, mereka melakukan penyelamatan diri dan mencari tempat yang aman. Peristiwa kebakaran itu langsung dilaporkan pihak SLB kepada Pemadam Kebakaran Betung. 

Tak lama berselang, mobil pemadam kebakaran dan team penyelamat Kabupaten Banyuasin serta satuan Polisi Pamong Praja dan team relawan PMI tiba di lokasi. Sementara berkat kesigapan para guru dan petugas sehingga seluruh siswa/i SLB berhasil dievakuasi ke tempat yang aman. Namun dalam Peristiwa kebakaran SLB Rimba Asam ini satu orang siswa kritis dan dua orang luka luka.

Terbakarnya Sekolah Luar Biasa Rimba Asam ini hanyalah simulasi kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran yang diadakan oleh pihak sekolah SLB Rimba Asam yang bekerjasama dengan PKLK Provinsi Sumsel, BNPB Banyuasin dan PMI. Kegiatan simulasi penanganan bencana kebakaran ini merupakan rangkaian dari acara Pelatihan Pengurangan Resiko Bencana(PRB) SLB Rimba Asam yang diadakan mulai tanggal 23-25 Oktober 2018.

Kegiatan simulasi ini bertempat di SLB Rimba Asam Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, yang di buka oleh Plt. Kabid Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus(PKLK) Provinsi Sumsel Dra.Hj Erlina MM. Hadir dalam acara tersebut Camat Betung Arifin Nasution S, Sos, Kasi tugas pembantu Bidang PKLK Hj.Novie Aprilia S. Pd,MM ,Kabid Pemadam kebakaran dan penyelamatan Bambang Supriadi S.IP. M.Si, Juga hadir Kepala Sekolah SDN 19 Betung Ibu Ermawati S.Pd, SDN 10 Betung Rohani S.Pd, SDN 9 Betung Marhamah, SLB Autis Talang Kelapa Novita Mayang Sari Amkeb dan peserta pelatihan PRB. 

Dalam kesempatan itu,Kepala Sekolah SLB Rimba Asam Suryani Adawiyah S.Pd berharap, simulasi ini bisa menjadi pembelajaran bagi siswa-siswi SLB. Menurutnya, kegiatan tersebut bagus untuk antisipasi penanganan bencana. “Karena simulasi ini dapat memberikan pembelajaran yang sangat bermanfaat saat menghadapi kasus kebakaran agar tidak terlalu panik.

Siswa- siswi jadi paham jalur mana yang harus diambil dan tentunya titik kumpul amannya.” kata dia. Lebih lanjut dikatakan dia, sebelumnya sempat terjadi kebakaran disalah satu ruangan sekolah, yang membuat panik seluruh siswa/i. Dalam kegiatan simulasi penanganan kebakaran itu, banyak pelajaran berharga yang bisa di peroleh.

“Kegiatan pelatihan simulasi ini setidaknya bisa memberikan bekal pembelajaran bagi siswa dan lingkungan sekolah agar mampu menghadapi bencana dengan tenang tanpa harus panik,” tutur dia.

Dia menambahkan, kegiatan ini dapat memberikan pembelajaran dan pemahaman bagi anak berkebutuhan khusus dan ini bukanlah hal yang mudah. Sebab lanjut dia, prosesnya membutuhkan kesabaran dan waktu yang yang lebih lama.

“Simulasi berjalan lancar dan sempurna. Seluruh siswa/i SLB mampu mengambil peran masing-masing hingga proses pemadaman yang dilakukan pihak Damkar selesai,” ujar dia. “Tentunya kegiatan ini untuk membekali siswa/i SLB dan guru bagaimana harus bertindak ketika terjadi bencana kebakaran yang sewaktu-waktu terjadi di sekolah atau lingkungan tempat tinggal,” timpal dia. (Adam)

Sumber http://sriwijayaonline.com/44334-puluhan-siswai-slb-betung-berhamburan-keluar-saat-salah-satu-ruangan-kelas-terbakar.html

Artikel ini diterbitkan dengan itikad baik dan sebatas bacaan yang Informatif. Tak ada jaminan apa pun perihal kelengkapan dan keakuratan informasi ini. Sebagian berita merupakan saduran dari media pemberitaan lainnya. Jika terdapat sanggahan, sangkalan atau apapun terkait dengan berita ini dapat menghubungi kami melalui kontak yang tertera dibagian bawah halaman.

0 Please Share a Your Opinion.: