Jumat, 09 November 2018

Larangan Angkut Batubara Di Jalan Umum, Pemprov Tawarkan 2 Opsi Kebijakan


Sekretaris daerah (Sekda) provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar mengatakan, diberlakukanya peraturan gubernur (Pergub) nomor 74 tentang pengaturan angkutan batubara. Maka pihak pemprov Sumsel sedang mencarikan solusi-solusinya.

"Saya kesini meninjau langsung jalur khusus yang bisa digunakan untuk angkutan batubara, ini melihat langsung kondisi jalan dari Prabumulih-Lahat," ujarnya saat meninjau jalur khusus batubara, Kamis (8/11/2018).

Nasrun menambahkan, ia telah memantau jalan tersebut selama dua tahun. Menurut Nasrun, peningkatannya cukup banyak dan berdasarkan info CEO PT Titan Infra Energy, mereka siap.

"Win-win solution, harus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, tetapi juga tidak mematikan usaha batubara. Untuk itu kita ada dua kebijakan yaitu kebijakan jangka pendek dan jangka panjang," katanya

Untuk kebijakan jangka pendek, yaitu menggunakan jalan Servo, karena untuk saat ini baru jalan tersebut yang ada.

Saat truk melintas di Jalur Servo. PT Servo bisa menampung beban 15 juta ton per tahun, artinya dengan total yang memakai jalan umum 5 juta ton per tahun masih tertampung. Bahkan sisanya 10 Juta ton per tahun bisa dipakai pihak Servo.

Sedangkan untuk jangka panjangnya ini sedang dipersiapkan jalur khusus lainnya. Jalannya itu dari Simpang DPRD Prabumulih - Tugu Nanas - Crosing dan munculnya di Patra Tani. Dengan ini diharapakan bisa menjadi solusi.

Kalau saat ini baru tinjauan awal mungkin kedepanya akan ada pengembangan.

"Nanti dua minggu kedepan akan kita evaluasi dan monitoring. Jika kedepanya setelah dievaluasi ada kebijakan yang harus direvisi maka akan dilakukan revisi, jadi kita lihat nanti kedepannya," ungkapnya.

Sementara itu Direktur PT Servo Lintas Raya, Anton Kristiadi mengatakan, panjang Jalan PT Servo Lintas Raya adalah 113 km di mulai dari km 113 Desa Banjarsari – Kabupaten Lahat. Hingga pelabuhan di km 0 di Desa Perambatan –Kabupaten Pali. Dengan lebar jalan rata-rata adalah 15 meter.

"Untuk kondisi jalan angkut batubara adalah jalan yang sudah dilakukan pengerasan dengan menggunakan batuan dan sudah distabilisasi dengan soil cement," ungkap dia

"Jalan ini dapat dilewati baik pada musim panas dan musim penghujan (all weather road). Jalan hauling ini dapat dilewati oleh Dump Truck dengan kapasitas 30 ton - 120 ton," jelasnya.

Sedangkan untuk perusahaan lain yang akan melintasi jalan Servo ini tergantung kontrak kerja antara perusahaan-perusahaan yang akan menggunakan jalan angkut tersebut dengan PT Servo Lintas Raya. Begitu kontrak kerja telah disepakati maka kegiatan pengangkutan bisa segera dimulai.

"Untuk pembongkaran batubara milik perusahaan-perusahaan tersebut akan di bongkar di Stockpile di km 107 dan atau Km 113. Di km 107 batubara milik perusahaan-perusahaan tersebut," jelasnya.

"Lalu akan kita giling (crushing) dan kemudian PT Servo Lintas Raya yang akan melakukan pengangkutan ke pelabuhan," katanya.

Terkait jadwal pengangkutan akan disesuaikan dengan jadwal kedatangan tongkang milik perusahaan-perusahaan tersebut.

Sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan pihak PT Servo Lintas Raya, sehingga perputaran batubara di pelabuhan tetap lancar dan tidak akan ada penumpukan.

Sedangkan saat pantauan di jalanan dari Prabumulih, hingga Muara Enim terpantau lancar dan tak terlihat truk-truk angkutan batubara.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Pemprov Sumsel Berikan Dua Opsi Kebijakan, Terkait Larangan Angkut Batubara di Jalan Umum, http://sumsel.tribunnews.com/2018/11/08/pemprov-sumsel-berikan-dua-opsi-kebijakan-terkait-larangan-angkut-batubara-di-jalan-umum?page=all.
Penulis: Linda Trisnawati 
Editor: Siemen Martin

Artikel ini diterbitkan dengan itikad baik dan sebatas bacaan yang Informatif. Tak ada jaminan apa pun perihal kelengkapan dan keakuratan informasi ini. Sebagian berita merupakan saduran dari media pemberitaan lainnya. Jika terdapat sanggahan, sangkalan atau apapun terkait dengan berita ini dapat menghubungi kami melalui kontak yang tertera dibagian bawah halaman.

0 Please Share a Your Opinion.: