Hutan Kemampo Kayuara Kuning, Wisata Alam dan Pusat Penelitian

Januari 22, 2019

Metropalembang - Selain Taman Nasional Sembilang, Kabupaten Banyuasin juga memiliki kawasan hutan lain yang menjadi aset penting, yakni hutan lindung Kemampo.

Kawasan hutan lindung ini terletak di Kelurahan Kayuara Kuning, Kecamatan Banyuasin III yang kini sedang dalam tahap awal dijadikan kawasan wisata alam berbasis edukasi.

Dengan luas 250 hektar, Kemampo sebenarnya merupakan pusat pembibitan unggul yang menjadi tempat penelitian pelajar dan mahasiswa. Hutan ini menjadi rumah bagi sekitar 50 jenis pohon asli dan endemik yang langka, serta ratusan jenis tanaman.

Tanaman langkanya, di antaranya pohon talok, pelawan, lamtoro, tembesu, meranti, pohon seru, bambang lanang, jelutung, atau juga laban.

Menggandeng Pusat Studi Desa Indonesia (PSDI), Balai Penelitian Kehutanan Palembang, juga Kabupaten Banyuasin, ingin menjadikan Kemampo sebagai wisata edukasi, sebagai upaya menjaga kelestarian hutan tropis dan keanekaragaman hayati di dalamnya.

Karena itu, tahun lalu pemerintah Banyuasin telah meresmikannya sebagai kawasan obyek wisata, sebagaimana hutan wisata Punti Kayu Palembang.

Ke depan, PSDI bertugas mengembangkan kawasan hutan ini. Selain menanam pepohonan baru, juga membangun wahana-wahana wisata berbasis edukasi. Yang sudah tampak saat ini adalah kolam pemancingan, area perkemahan, wahana permainan paint ball, dan flying fox. Track downhill pun dibuat.

"Ini merupakan tahap awal dari penataan wisata Kemampo. Ke depan, sarana di sini harus ditata lebih baik lagi, sehingga bisa mendatangkan wisatawan untuk menikmati hutan wisata alam Kemampo.

Namun begitu, tujuan akhirnya adalah bagaimana hutan ini lestari. Apa yang ada di dalamnya bisa tetap terjaga," ujar Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian di Pangkalan Balai, ibukota Kabupaten Banyuasin.

Bupati pun menambahkan, pihaknya juga akan menindaklanjuti pengembangan sarana pendukungnya dengan perencanaan dan pengelolaan yang dirumuskan dengan baik.

Karena itu, dengan pengembangan Kemampo yang demikian, Bupati pun mengharapkan agar semua elemen masyarakat turut serta bertanggung jawab. Wisatawan pun bisa berpelesir sembari belajar di sana.

Sebagai pihak pengelola, Ketua Umum PSDI Edi Sabara menjelaskan bahwa pengembangan ke depan hutan Kemampo sebagai obyek wisata tidak akan lupa menggandeng warga setempat.

Selain tetap melestarikan alam, masyarakat juga akan diajak berpartisipasi menyukseskan hutan Kemampo sebagai wisata edukasi.

"PSDI akan fokus mengemasnya dan memberdayakan masyarakat di sekitar Kemampo seperti membangun penginapan atau homestaybagi wisatawanwan, atau juga kuliner yang dapat dijadikan buah tangan," ujar Edi.

Bupati Yan Anton Ferdian optimistis bila hutan wisata edukasi Kemampo dikelola dengan baik dan profesional, maka wisatawan akan dengan sendirinya datang dan kawasan wisata itu akan menjadi ikon wisata andalan kabupaten yang dipimpinnya itu.

sumber: https://www.kompasiana.com/rudywiryadi2002/59e96b6af133447bca241697/kemampo[next]

Hutan Kemampo Resmi Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Penelitian Alam

Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDKT) Kemampo, seluas 250 Ha merupakan aset penting perlindungan vegetasi atau pohon langka milik daerah Banyuasin, Minggu (17/4), resmi dijadikan tempat wisata alam, rekreasi dan edukasi.

Peresmian diwarnai kegiatan perlombaan. Namun di sela peresmian, beberapa warga mengharapkan perbaikan infrastruktur jalan dengan mengadakan petugas keamanan serta informasi dari gerbang masuk hingga ke lokasi wisata alam, yang masih sepi.

Pembukaan hutan ini, dihadiri tidak kurang dari 500 masyarakat, baik dari Palembang ataupun Banyuasin. Mereka datang untuk melihat kawasan wisata ini, ataupun berkeinginan mengikuti perlombaan pancing yang diadakan.

Taman wisata alam dan hutan Kemampo, terletak di Kelurahah Kayuara Kuning, Kecamatan Banyuasin III. Peresmiannya langsung dibuka oleh Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian.

Bupati mengatakan, jika hutan wisata Kemampo selama ini dijadikan kawasan hutan untuk edukasi yang memang menjadi pusat pembibitan unggul, penelitian oleh pelajar, mahasiswa jurusan kehutanan.

Kawasan ini merupakan salah satu harta Banyuasin yang harus dijaga. “Bukan hanya kita tetapi berguna bagi generasi selanjutnya. Makanya didirikan objek wisata ini, untuk rekreasi sekaligus belajar.”

Acara juga dihadiri Kapuslitbang Sekpi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Supriyanto. Dirinya mengatakan, jika hutan wisata ini merupakan rencana edukasi hutan dengan konsep bermitra dengan masyarakat. Untuk pengelolaan sendiri pihak Kementerian Kehutanan melakukan kerjasama dengan Kab Banyuasin

Dipilihnya area ini, karena sudah ada Blok penenmpatan sebelumnya telah dilakukan penelitian terkait dengan wisata edukasi. “Kementrian memang sudah melakukan penelitian dan memang memungkinkan untuk dilakukan disini, selain telah diadakan penelitian dan pengembangan,” katanya.

Namun di tengah kemeriahan acara, tidak sedikit masyarakat yang meminta untuk diperbaiki infrastrukturnya. Seperti dikatakan warga Azhar Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Anna, 39.

Dia mengatakan, jika ini bisa menjadi salah satu objek wisata alternatif untuk keluarga. Karena objek wisata hutan, baru ada di Punti Kayu selama ini. Dan sekarang ada di Banyuasin.

Namun kalau bisa untuk jalan masuk ke lokasi diperbaiki, karena rusak dan banyak tanah merah yang licin jika hujan. Juga adakan pengamanan di pos yang berada tepat di pintu masuk hutan, karena jika tidak ada acara pasti sepi, dan bisa membuat pengunjung takut masuk. “Kalau bisa jalan dan keamanan di pos diperhatikan, agar masyarakat lebih nyaman main ke sini,” katanya.

Namun, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung UPT Unit I Banyuasin, Udi Siawan mengatakan, bukan hanya wisata alam saja di Banyuasin, melainkan akan diadakan wisata hewan yang sama sebagaimana di Puntikayu. Selain itu terkait infrastruktur, dirinya mengatakan jika pihak Pemerintahan Banyuasin akan mensuport infrastruktur di lokasi hutan wisata Kemampo ini, melalui Dinas PU CK dan Dinas Pariwisata. (tri)

artikel: http://www.radar-palembang.com/hutan-kemampo-resmi-wisata-edukasi/
gambar: https://jalanwisata.id/kemampo-sebagai-wisata-edukasi-yang-menyenangkan/

You Might Also Like

0 comments

Like us on Facebook

Flickr Images