Wisata Benteng Kuto Besak - Sejarah Kesultanan Palembang

Februari 05, 2019

Benteng Kuto
Benteng Kuto Besak Palembang dari Google Maps
Metropalembang - Benteng Kuto Besak Palembang merupakan sebuah bangunan istana atau semacam keraton yang didirikan pada abad 18. Yap Sultan Mahmud Badaruddin I adalah pencetus ide didirikannya bangunan tersebut.

Sultan Mahmud Badaruddin I memimpin Kesultanan Palembang pada tahun 1724 sampai dengan 1758. Proyek pembangunan Benteng Kuto ini dilaksanakan dan dirampungkan oleh anak dari Sultan Mahmud Badaruddin I yakni Sultan Muhammad Bahauddin, yang ketika itu memerintah Kesultanan Palembang pada tahun 1776 sampai dengan tahun 1803.

Sejarah Benteng Kuto Besak Palembang

Di tahun 1780 Benteng Kuto Besak Palembang mulai dikerjakan. Uniknya, seseorang dari etnis Tionghoa yang menjadi pengawas proyek pekerjaan ini. Dan sebagai bahan perekat utamanya (pengganti semen) mereka menggunakan batu kapur yang didatangkan dari pedalaman Sungai Ogan.

Dengan ditambahkan Putih Telur, adonan Batu Kapur tersebut dapat berfungsi secara optimal sebagai pengganti semen. Tak main-main, proses pengerjaan benteng ini menghabiskan waktu sampai 17 tahun guys. Secara resmi, Kesultanan Palembang mulai menempati Benteng Kuto Besak pada tanggal 21 Februari 1797.

Benteng ini berada pada lokasi yang terbuka, strategis, dan juga indah. Di depan benteng mengalir Sungai Musi, di bagian belakang (utara) mengalir Sungai Kapuran, di sebelah timur terdapat Sungai Tengkuruk, dan di bagian barat dari benteng mengalir Sungai Sekanak.

Namun, pada saat ini hanya Sungai Musi dan Sungai Sekanak yang masih mengalir di Kota Palembang.

Di atas tahun 2000an, di pelataran benteng yang saat ini ditempati oleh Komando Daerah Militer Sriwijaya, menjadi salah satu tempat wisata yang menyenangkan di Kota Palembang. Pelataran luas ini tertata rapi dan dilengkapi dengan aneka lampu yang mengeluarkan cahaya kuning.

Suasana santai di kawasan wisata Benteng Kuto Besak akan membuat setiap pengunjung merasa senang dan nyaman. Segala beban pikiran setelah seharian beraktivitas secara perlahan mulai memudar.

Objek wisata Benteng Kuto Besak atau BKB mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan pada saat sore hari hingga menjelang dini hari. Ketika suasana mulai meredup, para pengunjung memilih untuk duduk santai di tepi sungai sembari menikmati indahnya pesona matahari terbenam.

Setelah tenggelamnya matahari, aneka lampu taman, gedung, dan Jembatan Ampera akan membuat tempat wisata ini terlihat semakin indah. Pantulan cahaya lampu di atas aliran Sungai Musi terlihat cantik dan membuat suasana menjadi romantis. Beberapa perahu motor tampak lalu lalang menelusuri sungai.

Wisata Benteng Kuto Besak Palembang

Di kejauhan, lampu yang dipancarkan oleh perahu tersebut terlihat seperti cahaya lilin yang mengalir di atas sungai. Berbagai makanan khas Palembang dapat dengan mudah ditemukan di kawasan wisata tepi Sungai Musi ini.

Mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran berkelas telah menyediakan aneka kuliner nikmat dengan harga yang bervariasi. Salah satu tempat makan favorit bagi para pengunjung adalah restoran terapung “River Side”.

Selain menikmati kelezatan pempek, sebagian wisatawan terlihat begitu asyik menyantap mie tektek sembari merasakan suasana malam di pelataran BKB. Terdapat beberapa pedagang mie tektek yang dengan piawai melayani pesanan para pelanggan setianya.

Dinginnya udara malam di lokasi wisata ini dapat dinetralisir dengan kesegaran sepiring mie kuah hangat dengan tingkat kepedasan yang dapat ditentukan sesuai dengan selera. Tidak hanya itu, di kawasan wisata ini juga terdapat makanan khas dari Jakarta yaitu kerak telor.

Suasana santai di kawasan wisata Benteng Kuto Besak semakin menyenangkan dengan kehadiran Ampera Convention Centre. Kehadiran gedung yang dahulu bernama Dermaga Point semakin memanjakan para wisatawan dengan kuliner yang telah disajikan oleh beberapa restoran terkenal.

Disamping sebagai tempat makan yang nyaman dengan panorama alam Sungai Musi dan Jembatan Ampera, Ampera Convention Centre juga dapat difungsikan untuk berbagai acara seperti pameran, pernikahan, dan konser.

Selain berwisata kuliner, setiap pengunjung obyek wisata BKB juga berkesempatan untuk menelusuri Sungai Musi di waktu malam dengan menyewa perahu motor. Perjalanan wisata bahari ini akan terasa begitu menyenangkan.

Kokohnya Jembatan Ampera terlihat semakin anggun dengan aneka lampu warna-warninya. Bagi wisatawan yang ingin berwisata bahari di sekitar Jembatan Ampera, harga sewa perahu motor tersebut sekitar Rp 50.000. Satu perahu bisa mengangkut hingga 10 orang.

benteng kuto besak palembang
sumber: http://kgsismail7.blogspot.com/2016/12/sejarah-benteng-kuto-besak.html

Perjalanan ke Lokasi Benteng Kuto Besak Palembang

Benteng Kuto Besak berlokasi di Jln. Sultan Mahmud Badaruddin II. Jika Anda dari Jln. Merdeka, arahkan kendaraan menuju ke Jln. Rumah Bari, lalu belok ke kiri, masuk ke Jln. Sultan Mahmud Badaruddin II.

Apabila wisatawan ingin menggunakan angkutan umum, pilihlah angkutan dengan jurusan Ampera. Bagi Anda yang ingin menggunakan jasa taksi, nomor telepon taksi Blue Bird di Palembang yaitu 0711 – 36 1111 atau 0711 – 36 6450.

Selain itu, wisatawan juga bisa memanfaatkan jasa rental mobil dengan tarif sekitar Rp 450.000 selama 12 jam termasuk jasa sopir.

Fasilitas di Kawasan Wisata Benteng Kuto Besak

Kawasan wisata ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang dapat dinikmati oleh setiap wisatawan. Beberapa fasilitas tersebut diantaranya :
  • Tersedia areal untuk parkir kendaraan.
  • Beberapa restoran atau tempat makan yang telah menyediakan aneka kuliner lezat.
  • Jasa sewa perahu motor.
  • Aneka permainan anak-anak, toilet, dan lain-lain.

Penginapan Di Sekitar Wisata Benteng Kuto Besak

Bagi Anda yang ingin beristirahat di Kota Palembang, telah hadir beberapa hotel dengan variasi standar kelas dan harga. Berikut beberapa hotel yang ada di Kota Palembang :
  • Maxone Hotels
  • Amaris Hotel Palembang
  • Zuri Express Palembang
  • Tune Hotel Palembang
  • The Jayakarta Daira Palembang
  • Aston Palembang Hotel
  • Horison Ultima Palembang
  • Novotel Palembang
Objek wisata tersebut dikenal dengan nama Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Bagi wisatawan yang menyukai objek wisata bersejarah, sempatkanlah untuk berkunjung ke museum tersebut. Sumber: https://bit.ly/2G9VV9Y

You Might Also Like

0 comments

Like us on Facebook

Flickr Images