Header Ads

Kredit KUR Bank Sumsel Babel Meningkat 3 Kali Lipat

Metropalembang - Bank Sumsel Babel (BSB) tahun ini menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp300 miliar. Angka tersebut naik lebih dari tiga kali lipat atau tumbuh 233 persen dibanding target 2018 lalu yang hanya Rp97 miliar.


Direktur Pemasaran BSB, Antonius Prabowo Argo mengatakan penambahan porsi KUR tersebut dikarenakan ingin lebih agresif membidik pasar kredit di Sumsel dan Babel.

"Tahun lalu karena permulaan, tahun pertama penyaluran kredit sehingga masih belum terlalu besar. Penyalurannya pun baru aktif pada November," katanya, Kamis (28/02/2019).

Pembagian porsi penyaluran KUR tersebut sebesar Rp230 miliar akan dialokasikan untuk KUR kecil.

dan Rp70 miliar sisanya untuk kredit Mikro pada sektor pembiayaan sektor produktif seperti pertanian, perikanan, kelautan, industri pengolahan, konstruksi dan jasa produksi.

"Untuk di Palembang memang lebih difokuskan pada sektor usaha ritel dan perdagangan meski juga tidak mengesampingkan sektor usaha lain," jelas Antonius. 

Ditargetkan bisa disalurkan sepanjang tahun, Antonius menambahkan besaran angka kredit tersebut kemungkinan akan diperbesar jika dalam enam bulan sudah mendapatkan respon yang positif atau menggaet debitur lebih banyak.

Dia menambahkan, bank daerah milik pemerintah provinsi Sumsel dan Babel ini juga berikan kredit atau pembiayaan khusus untuk program peremajaan (replanting) kelapa sawit.

Plafon kredit minimum yang bisa diajukan mulai Rp20 juta hingga maksimum Rp500 juta dengan suku bunga efektif 7 persen per tahun. Jika dirata-ratakan per bulan suku bunga kredit pun menjadi setengahnya saja atau 3,5 persen.

Sementara untuk jangka waktu kredit modal kerja maksimal tiga tahun dan kredit investasi maksimal 5 tahun.

"Penyaluran KUR ini sebagai bentuk dukungan kami kepada pemerintah lewat program ekonomi kerakyatan yang tengah digalakkan." jelasnya.(mg3)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.